RSS

PERKAWINAN SILANG NOTEBOOK DAN PONSEL

16 Des

Mari sejenak merunut kilas balik ponsel. Piranti yang anda genggam sekarang, dulunya benda yang aneh, tebal, berat dan tidak sedap dipandang. Namun sekarang, tampilan ponsel anda laksana produk fesyen yang cenderung langsing, enak dilihat dan seksi tentunya. Tak hanya tampilan, teknologi didalamnya pun kian ciamik.

Gejala yang sama akan terjadi pada komputer jinjing. Usai muncul label notebook dan netbook pada komputer jinjing anda, bersiaplah mendapati istilah baru yang disebut smartbook.

Perusahan spesialis CPU ponsel asal Jerman, Qualcoom SnapDragon dalam situsnya menuliskan tengah menggarap smartbook dengan menggunakan prosesor ponsel tercepat saat ini seperti Google Android atau Acer Base Liquid Android F1 Smartphone 765 Mhz.

Dalam keterangannya, smartbook akan beroperasi lebih efisien tanpa harus menunggu lama seperti saat mengoperasikan komputer. Selain itu, smartbook tidak lagi mengandalkan OS Windows sebagai sistem operasi yang direkomendasikan.

Hanya saja, Qualcoom tidak menggambarkan dengan jelas seperti apa sistem operasi tersebut. Apakah berupa open source macam Linux atau sistem operasi khusus.

Seperti diutarakan di awal, segi tampilan merupakan bagian dari evolusi era smartbook. Nuansa tipis, ringan dan fesyen akan diperkuat kembali.

Menurut prediksi Quallcoom, smartbook dideksripsikan memiliki ketebalan tak lebih dari 2 cm dengan berat kurang dari 1 kg. Meski tergolong ringan dan tipis, smartbook memiliki daya tahan baterei yang luar biasa. Qualcoom memperkirakan smartbook mampu beroperasi selama 8-10 jam ditambah 1 minggu untuk posisi standby.

Khusus konektivitas, Qualcoom meramalkan, smartbook akan diperkuat teknologi 4G. Perkembangan terakhir mencatat sejumlah merk ponsel yang beredar di pasar telah diperkuat dengan teknologi 3.5 G.

Maka tak mustahil, 4G bisa menjadi andalan smartbook dimasa depan. Selain itu, smartbook juga diperkuat fitur GPS, fitur yang menjadi tren dalam pasar ponsel pintar.

Bila ditarik benang merahnya, Smartbook yang digambarkan Qualcoom tak ubahnya persilangan smartphone dan notebook. Terkait hal itu, Qualcoom menjelaskan smartbook merupakan produk yang menjembatani “mata rantai” yang hilang antara smartphone dan notebook.

Keberadaan netbook diyakini Qualcoom bukanlah solusi akhir untuk mengisi “mata rantai” yang hilang itu, melainkan smartbook. Anda tentu mereka-reka seperti apa bentuk smartbook itu.

Bila anda pernah mendengar gosip anyar tentang smartbook versi Sony Ericsson maka bayangan tentang smartbook terlihat dengan jelas. Informasi yang berkembang didunia maya menyebutkan, smartbook Sony Ericsson akan hadir seperti model Sony Vaio P atau Xperia. Bedanya, dari segi performa Smartbook Sony Ericsson menggunakan cip Snapdragon Qualcomm yang merupakan prosesor tercepat (untuk kelas ponsel pintar) seperti Toshiba TG01.

Jadi, tunggu saja kehadiran era Smartbook. Bisa jadi anda akan dibuat bingung ketika dihadapkan dengan pilihan antara Notebook, netbook atau smartbook. cr2/berbagaisumber/itz

By Republika Newsroom

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada Desember 16, 2009 in Internet, Komputer, Teknologi

 

2 responses to “PERKAWINAN SILANG NOTEBOOK DAN PONSEL

  1. devo avidianto p

    Desember 16, 2009 at 03:14

    wah wah🙂 salam kenal ya😀

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: