RSS

KETURUNAN SUKU KANIBAL MINTA MAAF

09 Des

ERROMANGO – “Maaf karena kami telah memakan kakek buyut Anda,” ucap salah seorang warga pulau pedalaman, mewakili nenek moyangnya yang telah memakan Pendeta John Williams, 170 tahun silam.Charles Milner-Williams (65), tunduk dalam diam ketika menerima permintaan maaf seorang wakil penduduk Pulau Erromango. Ia memang tidak pernah mengenal kakek buyutnya. Namun, selama bertahun-tahun Charles terus saja mendengar cerita mengerikan di balik tewasnya sang kakek buyut.

Kanibalisme sedang marak di kepulauan Pasifik ketika Pendeta John Williams mengunjungi Pulau Erromango, 170 tahun silam. Sebagai misionaris, ia melabuhkan kapal kecilnya di Erromango untuk menyebarkan agama Kristen.

Pada masa itu, Erromango, kini bagian dari Vanuatu, dihuni penduduk asli yang sarat dengan aksi kanibalisme atau memakan manusia. Williams dan rekannya, James Harris, tidak pernah menyangka bahwa mereka akan menemui ajal di pulau ini dengan cara seperti itu.

Kapal Camden yang membawa sejumlah misionaris menepi ke Pantai Erromango. Williams dan Harris lantas menyusuri tepi pantai menuju ke kawasan hunian penduduk asli Erromango. Dapat dibayangkan bagaimana dua orang kulit putih berjalan di pantai dan penduduk asli Erromango yang melihat dari kejauhan merasa sangat heran.

Selama ini, desa terpencil mereka tidak pernah sekalipun dikunjungi orang asing. Terlebih sejak mereka menyantap dua pria kulit putih yang sedang asyik berbincang sambil menyusuri pantai. Kapten kapal Camden yang menjadi saksi mata peristiwa mengerikan ini pernah berkisah, penduduk asli Erromango berlari ke arah kedua misionaris.

Beberapa penduduk berhasil memukul Harris dengan alat pentung selama beberapa kali. Harris akhirnya meninggal dunia di atas pasir Erromango. Williams berhasil lari kembali ke pantai namun akhirnya rubuh terkena anak panah penduduk Erromango. Williams pun menemani Harris, menghembuskan nafas terakhir di atas pasir putih. Beberapa hari kemudian, kapal milik Angkatan Laut (AL) Inggris bertolak menuju pulau Erromango.

Pihak AL melakukan investigasi dan menemukan fakta bahwa kedua misionaris telah “dimakan” dalam arti sebenarnya. Penduduk Erromango mengaku telah memakan Williams dan Harris, beberapa saat setelah keduanya tewas.

Kini, belasan dekade setelah peristiwa mengerikan menimpa dua misionaris asal Hampshire, keturunan kaum kanibal Erromango menyampaikan permintaan maaf untuk mewakili kebrutalan kakek moyangnya.

Dalam acara khusus ini, Charles menyatakan kesediaannya untuk membantu biaya pendidikan seorang gadis 17 tahun asal Erromango. “Saya sempat menyangka bahwa perasaan kehilangan yang dalam tidak akan pernah hilang dari kehidupan saya. Ternyata saya dapat keluar dari lingkaran kesedihan. Hanya waktulah yang dapat menyembuhkan luka dan duka ini,” ujar Charles. (Koran SI/Koran SI/mbs)

http://www.okezone.com

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Desember 9, 2009 in Internasional

 

Tag:

One response to “KETURUNAN SUKU KANIBAL MINTA MAAF

  1. mansuka

    Desember 14, 2010 at 12:48

    ssseram banget gan

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: