RSS

BANJIR & MACET DI JAKARTA HASIL KARYA BERSAMA

15 Nov

Banjir

Musim hujan telah tiba. Banjir dan kemacetan pun menjadi persoalan utama yang melilit warga ibu kota. Di balik semua musibah itu, warga Jakarta diimbau untuk tidak mencari kambing hitam. “Yang bisa menata Jakarta adalah warga Jakarta sendiri.

Jika cara penanganan drainase, banjir, dan lain-lain terus dibebankan kepada pemerintah akan sulit diatasi,” ujar pengamat tata kota, Yayat Supriyatna kepada okezone melalui telepon, Sabtu (14/11/2009). Hal tersebut, kata dia, karena kondisi drainase dibanding dengan kondisi hujan memang tidak seimbang. “Selain itu kita melihat, tidak banyak sesuatu yang bisa memberikan harapan bahwa perawatan bisa berjalan.

Faktor utama penyebabnya ya masalah sampah,” jelasnya. Konidisi ini, menurut Yayat, mengakibatkan sistem drainase mengalami malfungsi karena penumpukan sampah .”Sedimentasi, karena fungsi drainase hanya berjalan 10 persen saja sementara curah hujan tinggi.

Yang terjadi adalah jalan menjadi drainase. Akhirnya tergenang karena volume air meningkat,” kata dia. Pemerintah juga diminta untuk terbuka, bahwa persoalan drainase ini memang tidak bisa hanya diatasi Pemerintah Daerah (Pemda) dengan anggaran yang terbatas.

Pemerintah, kata Yayat harus transparan menyampaikan mana drainase yang sudah dilakukan pemeliharaan oleh pemda dan mana yang belum. “Ini belum berjalan, karena kita enggak punya rencana induk sistem drainase. Walaupun rencana ada, tapi seakan-akan tidak punya dokumennya. Sehingga di lakukan sepenggal-sepenggal,” ujarnya.

Menurut Yayat, pengerukan saluran induk primer akan tetap berisiko kalau saluran mikronya tidak dirawat. “Jadi percuma saluran besarnya dibersihkan tapi sekunder dan tersier banyak yang tidak terjaga. Seberapa besar pun yang dilakukan Pemda, tanpa dilakukan koordinasi dan rencana induk bersama pasti akan kesulitan,” pungkasnya.(ded)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 15, 2009 in Dunia Kita

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: